Amethyst Yanti, mahasiswi UNPAR, 23 tahun, dikabarkan menghilang 2 hari sesudah kapal pesiar jurusan Malaysia-Jakarta tiba di pelabuhan. Tidak ada seorangpun yang tahu keberadaannya sekarang ini. Sebenarnya polisi bisa melacak keberadaannya. Tapi sayangnya saat kepolisian mengecek daftar para penumpang, tidak ditemukan nama Amethyst Yanti di sana. Tidak ada jejak yang mendukung keberadaannya. Maka dari itu, Amet dinyatakan telah meninggal.
Tapi semua berita itu adalah bohong...
Gue ditembak oleh orang sangat-sangat gue percaya. Gue nyesel menghiraukan kata-kata Ira sahabat gue. Sumpah! Kalo gue dapet kesempatan kedua dalem hidup gue, gue bakal hukum orang itu dan temen-temennya...
Amet mendapatkan kesempatan kedua itu. Ia kini hidup kembali untuk mencari orang-orang yang membunuhnya dan menghukum mereka semua. Kehidupannya diberikan oleh seekor elang misterius yang selalu memandunya ke tempat orang-orang yang membunuhnya.
Amet mengira kalau kesempatan keduanya itu dimaksudkan untuk balas dendam. Ternyata takdirnya memintanya untuk menghentikan orang-orang yang membunuhnya membunuh sahabat-sahabatnya. Ia begitu terpukul kehilangan sahabat-sahabatnya. Ia hampir bunuh diri, tapi ia sadar kalau kesempatan kedua ini hanya datang sekali seumur hidup. Sekarang tinggal tersisa 3 orang sahabatnya yang masih hidup. Ia berjuang mati-matian untuk menggagalkan pembunuhan itu.
Pada akhirnya, Amet meninggal. Ketika polisi mengotopsinya, mayat Amet sudah berumur 2 hari sejak hari kematiannya dan 2 buah peluru yang sudah berkarat selama 2 hari ditemukan di ulu hatinya. Polisi akhirnya menangkap orang-orang yang membunuhnya dan memenjarakannya. Kini Amet tenang di sana. Bersama sahabat-sahabatnya yang ada di sana juga.
Inspiration from: The Crow(City of Angles)
Catwoman
Para tokoh:
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
maaf belum semuanya kutampilkan!
tokoh-tokoh lainnya masih kubuat...
harap menunggu ya... ~(^_^)~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar